Optimalkan Alokasi Anggaran, Rorena Polda Kalbar Ikuti Rapat Asistensi PLN dan PDN Kewilayahan Polri T.A. 2026
Bagdalprogar Rorena Polda Kalbar| Dalam rangka memastikan ketepatan sasaran pemenuhan sarana prasarana serta modernisasi alat material khusus (almatsus) di lingkungan kepolisian, Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena) Polda Kalbar mengikuti agenda strategis tingkat pusat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Asistensi Pinjaman Luar Negeri (PLN) dan Pinjaman Dalam Negeri (PDN) Kewilayahan Polri Tahun Anggaran 2026. Pertemuan ini diselenggarakan secara khidmat di Ballroom Mercure Hotel, Kuningan Barat, Jakarta Selatan, pada Kamis (17/09/2026).
Kegiatan penting yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh perwakilan fungsi perencanaan dari berbagai wilayah hukum. Pada kesempatan tersebut, Polda Kalbar diwakili oleh perwakilan personel Bagian Pengendalian Program dan Anggaran (Bagdalprogar) Rorena Polda Kalbar, Aipda Erwin Kurniawan, S.Pd.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan forum asistensi evaluasi secara formal oleh Kabag Pinludagri Rojakstra Stamarena Mabes Polri, KBP Agung Yudha Adhi Nugraha, S.H., S.I.K., M.H. Guna memperkuat pemahaman regulasi makro, panitia menghadirkan pembicara berkompeten di bidang kebijakan keuangan dan pembangunan nasional. Sesi pembekalan diisi dengan paparan materi dari narasumber Kementerian Keuangan RI yang disampaikan oleh Bapak Beni Dwi Wicaksono, serta arahan dari narasumber perwakilan Bappenas oleh Bapak Nawaluddin. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengarahan teknis dari tim ahli PLN dan PDN guna mendukung kelancaran riset penelitian di lapangan.
Fokus utama dari jalannya asistensi ini adalah melakukan verifikasi data serta penelitian berkala terhadap pemanfaatan sumber anggaran, baik dari skema pinjaman internasional maupun domestik. Langkah pemantauan ini dilakukan guna meninjau efektivitas distribusi kelengkapan operasional taktis pada sejumlah unit kerja jajaran Polda Kalbar.
Di sektor Pinjaman Luar Negeri (PLN), penelitian mencakup dukungan peralatan khusus investigasi dan kit pengujian narkoba pada fungsi Reskrim, dukungan perangkat forensik kedokteran kepolisian (DVI) dan laboratorium DNA untuk Rumah Sakit Bhayangkara, hingga pengadaan perangkat komunikasi satelit. Selain itu, aspek penginderaan taktis operasional Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, pengadaan kendaraan pemantau portable Bid TIK, armada angkut taktis Satbrimob, serta kapal patroli rawa Ditpolairud juga menjadi poin pembahasan utama.
Sementara itu, pada klaster Pinjaman Dalam Negeri (PDN), asistensi difokuskan pada penguatan mobilitas armada lapangan. Hal ini meliputi distribusi kapal karet kaku (rigid hard tube inflatable) Ditpolairud, unit kendaraan patroli cepat Ditsamapta, bus angkut personel Satbrimobda, sarana pendukung inafis Polres Kapuas Hulu, serta armada dinas operasional intelijen untuk Polres Sintang, Polres Mempawah, dan Polres Bengkayang.
Seluruh rangkaian rapat kerja asistensi penataan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui sinkronisasi berkala ini, diharapkan tata kelola logistik dan perencanaan anggaran Rorena Polda Kalbar semakin akuntabel, transparan, dan mampu mendukung penuh kesiapan operasional personel dalam menjaga kamtibmas di Kalimantan Barat.

