Bagstrajemen Rorena Polda Kalbar Ikuti Rapat Asistensi SIABK Terkait Validasi Kebutuhan Personel

Bagstrajemen Rorena Polda Kalbar| Dalam rangka mengoptimalkan penataan struktur kelembagaan serta mewujudkan tata kelola personel yang berbasis pada beban kerja nyata, Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Rorena) Polda Kalbar menghadiri agenda strategis terpusat. Langkah penataan internal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Asistensi Aplikasi Sistem Informasi Analisis Beban Kerja (SIABK) tingkat pusat. Pertemuan ini diselenggarakan di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, selama dua hari mulai Rabu (21/10/2026) hingga Kamis (22/10/2026).

Rorena Polda Kalbar ikuti Rapat Asistensi SIABK di Jakarta guna mendukung penguatan organisasi dan penataan personel berbasis beban kerja

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB setiap harinya ini diikuti oleh tim penata kelembagaan kewilayahan. Kehadiran delegasi Rorena Polda Kalbar dipimpin langsung oleh jajaran Bagian Strategi dan Manajemen (Bagstrajemen), meliputi PS. Kasubbagstrabang, PS. Kasubbagsisjemen, serta Paur Subbagstrabang Rorena Polda Kalbar. Guna memastikan implementasi menyeluruh, tim didampingi pula oleh operator dari Satuan Kerja (Satker) Bidlabfor Polda Kalbar serta operator Satuan Kewilayahan (Satwil) dari Polres Sintang Polda Kalbar.

Rangkaian forum asistensi ini difokuskan pada penguatan pilar organisasi, khususnya dalam menjabarkan Program Prioritas Kapolri (PPK) di bidang Penguatan Organisasi/Kelembagaan. Agenda utama mencakup langkah pemetaan berkala terhadap struktur organisasi, tugas, dan fungsi pada tingkat pusat, yang dilanjutkan dengan pendalaman teknis serta pemantapan operasional aplikasi digital pendukung secara komprehensif.

Rorena Polda Kalbar ikuti Rapat Asistensi SIABK di Jakarta guna mendukung penguatan organisasi dan penataan personel berbasis beban kerja

Rorena Polda Kalbar ikuti Rapat Asistensi SIABK di Jakarta guna mendukung penguatan organisasi dan penataan personel berbasis beban kerja

Melalui forum evaluasi ini, dirumuskan beberapa arah kebijakan strategis terkait penataan tata laksana kerja ke depan. Aspek utama yang ditekankan adalah kewajiban validasi akurasi data dalam pengisian aplikasi secara ketat. Setiap input data wajib diselaraskan dengan tugas pokok fungsi masing-masing unit dengan indikator durasi waktu, volume pekerjaan, serta kelengkapan dokumen pendukung yang terukur. Langkah ini penting dilakukan mengingat sistem digital tersebut menjadi instrumen utama dalam menentukan formasi kebutuhan riil personel dan komposisi jabatan organisasi.

Selain itu, dalam pertemuan asistensi ini diulas mengenai rencana perubahan regulasi jangka panjang terkait tata cara perhitungan analisis beban kerja. Pembenahan ini bertujuan untuk menciptakan formula penghitungan komposisi jumlah pegawai yang lebih objektif, transparan, dan sesuai dengan dinamika kebutuhan riil pelayanan di lapangan.

Seluruh rangkaian rapat asistensi dan penyelarasan kelembagaan ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui keikutsertaan intensif ini, diharapkan tata kelola organisasi dan penataan personel di lingkungan jajaran Polda Kalbar dapat terlaksana secara semakin presisi, akuntabel, dan mendukung kelancaran tugas kepolisian modern.