Polda Kalbar Gelar Sosialisasi dan Penyerahan DIPA TA 2026 serta Penandatanganan Pakta Integritas
Rorena Polda Kalbar| Biro Perencanaan Umum dan Anggaran Polda Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Tahun Anggaran 2026 serta Penandatanganan Pakta Integritas Satker Jajaran Polda Kalbar, bertempat di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, pada 6 Januari 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolda Kalbar dan dihadiri Irwasda Polda Kalbar, para Pejabat Utama Polda Kalbar, serta Kapolres jajaran Polda Kalbar.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kapolda Kalbar yang dibacakan oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Tahun Anggaran 2026 merupakan tahap awal pelaksanaan Grand Strategi Polri yang dijabarkan dalam Renstra Polri Tahun 2025–2029, dengan fokus pada penguatan fondasi organisasi melalui delapan pilar utama, meliputi penegakan hukum, intelijen, pemolisian lalu lintas, pemolisian masyarakat, harkamtibmas, organisasi dan SDM, Teknologi-Infrastruktur-Logistik, serta tata kelola dan model operasional. Seluruh Renstra Polda diwajibkan selaras dengan Renstra Polri guna mendukung visi dan misi Polri secara nasional.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa dalam Renstra Polda Kalbar 2025–2029 telah ditetapkan lima sasaran strategis, yaitu pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat yang responsif dan prediktif, penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan, pengembangan SDM Polri yang profesional dan berintegritas, pembangunan infrastruktur kepolisian yang modern dan berdaya guna, serta terwujudnya tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel. Sasaran strategis tersebut menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Polda Kalbar yang mengakomodir kebutuhan program dan anggaran seluruh satuan kerja.
Kapolda Kalbar juga menyampaikan bahwa pagu alokasi anggaran Polda Kalbar Tahun Anggaran 2026 yang ditetapkan secara top down oleh Kapolri melalui Astamarena Polri yang dialokasikan untuk belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung operasional satker, pemenuhan hak personel, pembangunan sarana prasarana, serta pelaksanaan lima program utama Polri, meliputi profesionalisme SDM, penegakan hukum, modernisasi sarana dan prasarana, pemeliharaan kamtibmas, serta dukungan manajemen. Mengakhiri sambutannya, Kapolda Kalbar menekankan pentingnya monitoring, evaluasi, dan asistensi pelaksanaan program dan anggaran sesuai DIPA, percepatan penyerapan anggaran secara tepat sasaran, serta jaminan agar output dan outcome kegiatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan stakeholder sebagai wujud pengelolaan anggaran yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan arahan Irwasda Polda Kalbar yang menekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian internal dalam pelaksanaan program dan anggaran agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta kebijakan pimpinan Polri.
Pada sesi berikutnya, Karorena Polda Kalbar Kombes Pol Dra. Yulia Agustin Selfa Triana, M.M. menyampaikan sosialisasi DIPA Tahun Anggaran 2026. Disampaikan bahwa penyusunan dan pelaksanaan DIPA TA 2026 berpedoman pada kebijakan Kapolri dan pemerintah pusat sebagaimana tertuang dalam berbagai surat Astamarena Kapolri dan Kementerian Keuangan, khususnya terkait penyesuaian pagu anggaran, efisiensi belanja, serta penguatan dukungan terhadap prioritas Direktif Presiden. Pagu alokasi anggaran Polda Kalbar setelah pemotongan sebesar dialokasikan untuk belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal, dengan sumber pendanaan berasal dari Rupiah Murni, PNBP, BLU, dan SBSN, serta didistribusikan ke dalam lima program utama Polri sesuai Renstra 2025–2029.
Karorena Polda Kalbar menegaskan bahwa anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas operasional, penguatan manajemen, modernisasi sarana prasarana, serta pelayanan kepolisian kepada masyarakat, termasuk penyesuaian organisasi melalui pembentukan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Kalbar. Ditekankan pula pentingnya perencanaan anggaran yang presisi dengan pendekatan money follow program, penyusunan rencana penarikan dana dan disbursement plan sejak awal tahun anggaran, percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sesuai ketentuan, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berjenjang dan berkelanjutan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan DIPA secara simbolis oleh Wakapolda Kalbar, yang dilanjutkan dengan foto bersama. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama seluruh satker jajaran Polda Kalbar dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna mendukung pelaksanaan tugas Polri dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.



